9 CARA MENDATANGKAN TRAFIK

9 MENDATANGKAN TRAFIK DARI EMAIL MARKETING

Email marketing adalah salah satu metode pemasaran yang ampuh di internet. Email marketing termasuk salah satu metode dari list bulding. Apa itu list building? List building adalah kegiatan mengumpulkan data prospek (calon pembeli produk kita), untuk selanjutnya data tersebut kita simpan dan kita manfaatkan sewaktu-waktu untuk tujuan promosi/marketing kita.

Ambil contoh email deh, kita mengumpulkan email calon pembeli produk kita. Nah selanjutnya di masa mendatang sesekali kita kirimkan penawaran spesial dari toko online kita ke email calon pembeli tersebut. Seperti itulah kegiatan list building.

List building ini termasuk salah satu strategi bisnis online yang sangat perlu kita terapkan. Misalkan nih selama ini kita selalu berpromosi dan mendapatkan pembeli dari facebook, kalau misalkan suatu saat facebook tutup, bagaimana dengan custumer kita? Kalau kita tidak menyimpan data costumer wah bisa bahaya itu, sama saja kita harus mencari custumer baru. Nah dengan list building kita bisa mengumpulkan semua data, baik itu data dari orang yang sudah membeli produk kita ataupun data dari calon pembeli produk kita.

Bagaimana cara melakukan list building khususnya melalui metode email marketing? Di bab 9 ini kita akan bahas panduan selengkapnya.

64 Mengenal Komponen Email Marketing

Email marketing adalah salah satu bentuk list building yang paling banyak dipakai oleh para pelaku bisnis online. Mau lihat studi kasus email marketing ini? Oke silahkan Anda buka alamat website saya yang satu ini: http://jefferly superclub.com/FbDapatDuit/.

Di alamat website tadi saya menawarkan sebuah kursus online tentang facebook marketing. Nah peserta yang mau ikut kursus harus mendaftarkan email mereka dulu. Setelah mereka mendaftar, maka saya pun mendapatkan satu yang saya inginkan, yaitu alamat email mereka.

Setelah saya mendapatkan alamat email meraka, maka saya pun secara berkala memberikan kursus dan sharing tentang facebook marrketing. Setiap 3 hari saya kirimi para peserta kursus tadi dengan email-email. Di email tersebut  saya kadang membagikan ebook, video tutorial, atau sekedar motivasi. Terkadang saya justru mengirimkan pesan promosi produk saya dalam email tersebut.

Dengan begitu saya tidak hanya berinteraksi dengan para member yang mendaftar tadi, tetapi saya juga sekaligus berpromosi kepada mereka. Siapa tahu dari promosi-promosi yang saya lakukan mereka justru tertarik menjadi pelanggan setia produk saya.

Stategi yang sama juga dapat Anda terapkan pada model bisnis Anda. Misalkan Anda menjual obat peninggi badan, nah Anda bisa buat semacam kursus tersebut Anda bagikan berbagai pembelajaran seputar tipis hidup sehat, ataupun pembahasan terkait produk yang Anda jual.

Jika Anda tertarik untuk mencoba menjalankan strategi email marketing, maka terlebih dahulu Anda harus mengenali komponen dari email marketing:

  • Autoresponder. Apa itu autoresponder? Autoresponder adalah alat yang akan memudahkan Anda melakukan email marketing. Autoresponder akan membantu Anda melakukan email  marketing, mulai dari mengatur pendaftaran member, aktivasi member, sampai ke proses pengiriman email yang Anda lakukan secara rutin.
  • Daya tarik bagi calon pendaftar. Agar orang-orang bergabng dalam list Anda,maka Anda harus memberikan daya tarik bagi mereka. Daya tarik ini bisa berupa janji keuntungan. Janji bahwa mereka akan untung karena bergabung di dalam list Anda. Contoh daya tarik untuk memikat calon pendaftar misalnya Anda bisa berikan ebook, atau video tutorial yang dahsyat kepada mereka.
  • Squeeze page. Apa itu squeeze page? Squeeze page adalah halaman website tempat Anda meletakkan formulir pendaftaran untuk jadi member list Anda. Contoh squeeze page ini misalnya seperti di alamat: http://jefferlysuperclub.com/FbDapat Duit/ tadi. Jadi ketika orang mendaftar sebagai member dari list Anda, mereka harus mengakses squeeze page Anda dahulu.

Itulah 3 komponen dasar yang harus kita miliki ketika kita mau melakukan email marketing.

65 Mempersiapkan Autoresponder

Sudah siap untuk memulai kegiatan email marketing? Mari kita awali dengan mempersiapkan autoresponder.

Autoresponder ada dua jenis, yaitu autoresponder yang gratis dan autoresponder yang berbayar. Apa bedanya?

Tentu saja dari segi harga sudah beda. Kenbanyakan pebisnis online lebih tetarik memakai autoresponder berbayar, sebab mengatakan bahwa layanan autoresponder lebih memuaskan. Kendati demikian autoresponder yang gartis juga tidak terlalu buruk kok untuk kita yang masih pemula.

Beberapa contoh autoresponder berbayar misalnya:

  • Getresponse.com
  • Profitsender.com
  • Viosender.com
  • Dan masih banyak lagi.

Sementara autoresponder yang gratis juga banyak di internet, namun kebanyakan autoresponder gratis layanannya kurang memuaskan. Namun Anda tidak perlu kuatir, ada sebuah autoresponder yang gratis namun fitur yang ditawarkan sangat baik bahkan tidak kalah dengan autorespoder berbayar. Autoresponder GRATIS tersebut adalah Listwire.com. Saya pun menyukai autorespoder Listwire.com.

Sekarang silahkan Anda tentukan dulu mau pakai autoresponder yang mana,  yang berbayar atau yang gratis. Kalau yang berbayar pakai yang mana. Misalkan Anda mau pakai Getresponse.com, maka Anda tinggal mencari informasi tentang autoresponder tersebut lalu Anda bisa mendaftar di situs Getresponse.com

Nah bagi Anda yang mau pakai autoresponder dari Listwire.com maka Anda bisa segera mendaftar dengan mengakses halaman pendaftaran di alamat berikut: http://www.listwire.com/signup.php. Sekarang silahkan daftar dulu.

Setelah Anda memiliki Akun Listwire nanti kita akan bahan panduan untuk pengaturan autorespondernya. Tenang, gampang kok memakai autoresponder Listwire itu. J

66 Mempersiapkan Hadiah Bagi List Anda

Jika misalkan autoresponder Anda sudah siap sekarang Anda perlu menyiapkan hadiah (daya tarik) agar orang-orang tertarik mendaftar sebagai member di list Anda.

Hadiah yang gratis, mudah dibuat dan mudah dibagikan adalah hadiah dalam bentuk digital,seperti misalkan ebook atau video tutorial. Hampir semua pebisnis online yang saya kenal, mereka biasanya menjanjikan ebook/video tutorial kepada calon member list mereka.

Nah Anda pun bisa menerapkan hal yang sama. Anda bisa buat ebook/video tutorial sesuai dengan topik toko online/produk yang Anda jual.butlah sebuah ebook yang berkaitan dengan permasahan dihadapi oleh target pasar toko online Anda.

Misalkan target pasar toko online Anda adalah kalangan muda, remaja. Anda cari tahu apa sih masah yang kerap dihadapi oleh para remaja itu? Misalnya tentang percintaan. Nah Anda bisa buat sebuah ebook tentang percintaan, misalnya ebook yang berjudul “Bagaimana Cara Jitu Memahami Wanita dan Membuat Wanita Jatuh Hati”. Ebook seperti itu akan sangat cocok dan begitu menarik bagi target pasar Anda yang berjenis kelamin laki-laki.

Bayangkan betapa banyaknya remaja laki-laki yang membaca ebook buatan Anda itu. Ribuan bankan puluhan ribu bisa tertarik untuk bergabung dalam list Anda. Anggap saja ada 1000 orang yang tertarik membaca ebook Anda tadi, maka ada 1000 orang yang mendaftar ke dalam list Anda.

Singkat kata, anggap saja 100 orang remaja laki-laki bergabung di list Anda. Bayangkan kalau Anda jualan jersey klub sepak bola, Anda bisa memasarkan jersey itu ke 1000 orang remaja di list Anda. Kalau 10% saja dari 1000 orang itu menjadi pelanggan Anda, maka Anda sudah mendapatkan 100 pembeli. Lumayan kan? Bagaimana kalau list tersebut Anda perbesar, misalkan dari 1000 member jadi 5000 member. Tinggal Anda kalikan saja besar pertumbuhan omzet Anda.

Tertarik untuk mencoba membuat ebook/video sebagai daya tarik bagi calon pendaftar list Anda? Silahkan coba saja, buat ebook/video tutorial yang berisi solusi dari permasahan yang dihadapi oleh target pasar Anda.

67 Membuat Ebook untuk List Anda

Seperti yang kita ketahui, ebook adalah daya tarik yang paling praktis untuk kita buat. Nah maka dari itu pun mengajak Anda untuk membuat ebook guna dijadikan sebagai daya tarik bagi calon member list Anda.

Bagaimana cara membuat ebook? Saya tidak akan membahasnya dalam buku ini. Oleh karena itu, bila Anda masih bingung bagaimana membuat ebook maka saya sarankan Anda belajar langsung saja di www.KeajaibanMenulis.com. Lebih tepatnya Anda akses alamat ini: http://KeajaibanMenulis.com/Blog/Cara-Lengkap-Membuat-Ebook untuk mengakses panduan langkah demi langkah membuat sebuah ebook.

Ya di sana Anda akan dipandu membuat ebook mulai dari dasar, mulai dari mencari ide, mengolah ide, membuat kerangka karangan sampai ke proses pembuatan + distribusi ebooknya.

Kalau misalkan ebook Anda sudah jadi, maka yang perlu Anda lakukan berikutnya adalah mengupload ebook tersebut ke internet, seperti misalkan ke situs 4Shered.com atau mediafire.com. Intinya Anda upload ebook tersebut ke situs file sharing di internet, agar orang-orang bisa mendownload ebook Anda.

68 Siapkan Blog yang Dipakai

Blog ini tidak harus Anda miliki, namun akan sangat membantu bila Anda miliki. Ketika Anda mengadakan kursus online/membagikan informasi kepada member yang di list Anda, maka Anda bisa memanfaatkan blog.

Misalkan Anda mau sharing tentang tips-tips seputar produk Anda, nah tips tersebut bisa Anda sampaikan melalui tulisan di blog Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengarahkan member Anda untuk mengunjungi blog Anda. Anda tidak harus mebuat blog baru, namun Anda bisa saja memanfaatkan blog yang sudah Anda miliki.

Selain itu hadirnya sebuah blog juga dapat Anda manfaatkan untuk menjadi salah satu sarana promosi list membership Anda. Ya Anda bisa pakai blog untuk mengajak orang-orang agar mau mendaftar sebagai member dari list Anda. Contohnya seperti di JefferlySuperClub.com, di situs tersebut saya sering membuat artikel yang mengajak orang-orang untuk mendaftar jadi member di list Anda.

Salah satunya seperti artikel berjudul Fb Dapat Duit – Kursus Mengahasilkan Uang dari Facebook ini (buka artikelnya di alamat http://jefferlysuperclub.com/fb-dapat-duit-kursus-maghasilkan-uang-dari-facebook-gratis/). Di artikel tadi saya membuat tulisan yang intinya adalah mempengaruhi pembaca agar mereka mendaftar sebagai member di kursus online Facebook marketing yang saya adakan di: http://jefferlysuperclub.com/FbDapatDuit/.

Jadi, kalau sekarang Anda belum punya blog silakan buat dulu dan mari gunakan blog tersebut sebagai salah satu senjata andalan Anda dalam berpromosi secara online.

69 Setting Form Pendaftaran Autoresponder

Nah agar bisa segera melakukan email marketing, maka langkah berikutnya yang perlu kita lakukan adalah mulai melakukan pengaturan autoresponder yang kita gunakan.

Pengaturan pertama terhadap autoresponder yang akan kita gunakan adalah mengatur formulir pendaftaran autoresponder. Setiap autoresponder tentu pengaturannya berbeda antara satu dengan yang lain, namun jika Anda memakai autoresponder Listwire.com maka inilah panduan pengaturan formulir pendaftaran autoresponder Anda.

  1. Silahkan Anda kunjungi alamat www.Listwire.com dari web browser Anda.
  2. Selanjutnya, silahkan isi formulir login yang ada di bagian atas halaman website.
  3. Setelah Anda berhasil login ke akun Listwire Anda maka selanjutnya  klik menu prospects lalu ke sub menu subscription form.
  4. Berikutnya Anda klik tombol click here to add a web form.
  5. Lalu akan tampil formulir yang perlu Anda isi. Ini keterangannya.
  • Form namr: isi dengan nama formulir autoresponder yang mau Anda buat. Nama ini bebas ya.
  • Form type: tentukanlah jens tipe form yang mau Anda gunakan ada beberapa pilihan, di sini saya pilih opsi In-lne-use when placing the form on a specific location on the web page.
  • Form redirect url: isi dengan alamat website yang akan terbuka setelah orang-orang mengisi formulir pendaftaran autoresponder Anda. Bagian ini bisa Anda isi dengan alamat toko online Anda.
  • Untuk bagian yang lainnya bisa Anda biarkan sesuai dengan pengaturan yang sudah ada.
  • Silahkan klik tombol next page untuk lanjut ke pengaturan beikutnya.
  1. Selanjutnya kita masuk ke pengaturan tampilan formulir. Klik bagian atas form.
  2. Berikutnya Anda tinggal menuliskan saja kata-kata apa yang ingin Anda tampilkan pada bagian atas kolom formulir. Jika sudah, klik tombol save.
  3. Selanjutnya Anda juga bisa mengatur baris isian name. Jika Anda mau mengubah tulisan name, silahkan klik bagian name tersebut lalu Anda klik tombol pensil yang ada.
  4. Lalu arahkan perhatian pada bagian field editor. Silahkan Anda isi baris form fild title dengan kata-kata yang mau Anda gunakan. Kalau Anda mau mengganti tulisan nama maka silahkan tulis “nama” di baris ini. Berikutnya klik save updates.
  5. Untuk tombol pun tulisannya juga bisa Anda ganti, silahkan klik pada tombol tersebut lalu Anda bisa ganti tulisan di dalam tombol itu sesuai dengan selera Anda.
  6. Berikutnya klik pada bagian bawah kolom formulir, Anda bisa mengedit bagian tersebut dengan mengisinya dengan kata-kata yang mau Anda tampilkan.
  7. Nah jika sudah silakan simpan formulir Anda dengan men-klik tombol save my form.
  8. Lalu akan tampil informasi yang menyatakan bahwa formulir autoresponder Anda sudah berhasil ditambahkan.
  9. Silakan kilk get code untuk mengakses kode HTML dari formulir autoresponder yang sudah Anda buat.
  10. Silakan copy kode HTML form Anda yang sudah tersedia. Selanjutnya kode tersebut bisa Anda simpan di komputer Anda, simpan saja di Notepad sehingga suatu saat ketika memerlukannya kita bisa mengakses kode tersebut dengan mudah.

Nah itulah langkah demi langkah pengaturan formulir autoresponder di Liswire. Jika formulir sudah siap mari lanjut ke langkah beriktnya.

70 Atur Email Konfirmasi Pendaftaran

Oke, sip.. mantap.. formulir autoresponder sudah siap. Berikutnya kita akan melakukan pengaturan email konfirmasi pendaftaran.

Jadi ceritanya begini. Setelah orang mengisi formulir pendaftaran autoresponder kita data mereka memang akan masuk ke sistem autoresponder kita, namun mereka belum tercatat sebagai member dari list kita. Agar mereka bisa tercatat sebagai member list kita, maka meraka harus melakukan konfirmasi pendaftaran dulu.

Bagaimana cara konfirmasi pendaftarannya?

Mereka bisa melakukan konfirmasi pendaftaran dengan cara men-klik link konfirmasi yang dikrim oleh autoresponder ke email mereka. Setelah link konfirmasi itu diklik barulah mereka tercatat sebagai member list kita.

Oleh karena itu, pada pembahasan kali ini saya akan mengajak Anda untuk melakukan pengaturan isi email konfirmasi pendaftaran yang kelak akan diterima oleh para pendaftar di list Anda. Bagaimana cara pengaturan email konfirmasinya? Silakan ikuti langkah berikut.

  1. Silakan Anda login ke akun Listwire.com Anda.
  2. Setelah berhasil login, silakan klik menu massages, lalu ke sub menu verification massage.
  3. Selanjutnya arahkan perhatian Anda ke formulir pengaturan yang tersedia di halaman tersebut. Lakukan pengaturan dengan ketentuan sebagai berikut.
  • Subject line: silakan tentukan jenis subjek yang akan dipakai sebagai subjek dari email konfirmasi Anda.
  • Custom message: silakan Anda isi dengan isi email konfirmasi yang ma Anda tampilkan. Di sini Anda bisa tambahkan sedikit kata pengantar, entah itu ucapan terima kasih atau apa, yang penting bisa meyakinkan orang-orang untuk segera men-klik link konfirmasi yang dikirimkan oleh autoresponder.
  • jika pengaturan telah dilakukan silakan klik tombol update your verification massage for this acount.
  1. Jika tidak ada kesalahan maka sekarang email konfirmasi autoresponder Anda sudah berhasil diperbarui.

Dengan begini , email konfirmasi yang diterima oleh calon member list nanti sama persis seperti yang baru saja Anda atur.

71 Buat Squeeze Page Anda

Seperti yang pernah kita bahas, squeeze page adalah halaman website tempat kita meletakkan formulir autoresponder. Nah supaya bisa segera memulai email marketing, maka kita perlu segera menyediakan squeeze page yang akan kita gunakan.

Untuk membuat squeeze page ada beberapa cara yang dapat kita gunakan, diantaranya sebagai berikut:

  • Kita membuat halaman khusus dalam bentuk minisite.

Contohnya seperti squeeze page yang ada di alamat ini: http://langganankupon.com/. Squeeze page dalam bentuk minisite hanya terdiri dari satu halaman, dan fokus pada satu tujuan yaitu supaya orang-orang mendaftar sebagai member list Anda.

  • Kita bisa meletakkan form autoresponder di tab menu khusus di halaman facebook kita. Contohnya seperti yang saya lakukan di: http://on.fb.me/1qXpniz. Di alamat tadi saya meletakkan formulir autoresponder di sebuah tab menu yang ada di halaman Facebook saya. Dengan begini saya bisa mendapatkan member untuk list saya dari fans page yang saya miliki.
  • Kita juga bisa meletakkan form autoresponder tadi di halaman blog kita.

Nah dari ketiga pilihan tadi Anda dapat memilih salah satu yang mau Anda gunakan. Kendati demikian, mau memasang autoresponder di 3 pilihan tempat tadi pun tak masalah yang penting Anda punya squeeze page. Oke jadi bagaimana cara membuat squeez page-nya?

Kalau Anda mau membuat squeez page tampil di halaman minisite seperti situs LanggananKupon.com tadi maka Anda perlu membuat halaman khusus. Bagaimana cara membuatnya? Anda bisa membuatnya sendiri dengan menuslis sendiri kode HTML untuk halaman website tersebut, tetapi cara tersebut  tidak praktis. Kalau mau praktis Anda bisa memanfaatkan saja template minisite yang banyak tersedia di internet.

Bagaimana cara membuat squeeze page dalam bentuk minisite? Tenang… saya sudah siapkan panduan langka demi langkahnya dalam bentuk ebook yang judulnya Step by Step Membuat Squeeze Page. Alamat berikut: http://JefferlySuperClub.com/bonus/Bukutokoonline. Ebook tadi sewaktu-waktu bisa saya jual lho… kenapa? Karena dalam ebook itu ada saya bongkar bagaimana cara membuat squeeze page yang menarik dan membuat orang segera berhasrat untuk mendaftar di list kita. Anda perlu pelajari ilmunya agar email marketing Anda semakin optmal.

Lantas bagaimana cara memasang form autoresponder di halaman blog? Caranya gampang, Anda tinggal menyisipkan kode form autoresponder tersebut pada metode posting HTML di blog Anda. Kalau Anda memakai Blogger, maka Anda tinggal buat posting seperti biasa, lalu masukkan kode HTML form autoresponder melalui mode posting HTML.

Sementara itu jika Anda menggunakan WordPress, Anda dapat menyisipkan kode HTML tadi melalui mode text. Sekarang persiapkan dengan baik squeeze page yang akan Anda gunakan.

72 Atur Email Follow Up Autoresponder

Squeeze page suda siap, maka selanjutnya adalah mulai melakukan pengaturan email follow up. Apa sih email follow up itu? Email follow up adalah email yang akan kita kirimkan secara berkala dan rutin terhadap member list kita. Ada dua jenis email dalam kegiatan email marketing yaitu email follow up dan email broadcast.

Email follow up ini adalah email yang biasa kita kirimkan untuk keperluan membagi informasi guna berinteraksi dengan member. Email follow up ini dikirim sesuai dengan jadwal yang kita tentukan. Sementara itu, email broadcast adalah email yang bisa kita kirim kapan saja secara mendadak ke semua member. Email broadcast biasanya dipakai untuk menyampaikan informasi spesial, seperti promosi produk terbaru, diskon besar-besaran atau yang lainnya.

Nah mari kita atur dulu email follow up di autoresponder kita. Bagaimana caranya? Simak pembahasan berikut.

Membuat Email Follow Up Pertama

Perlu Anda ketahui, jika misalkan Anda menjanjikan sebuah ebook untuk member yang mendaftar  di list Anda maka bagikanlah ebook yang Anda janjikan itu pada email pertama ini.

Nah karena saya menjanjikan ebook kepada member yang mendaftar, maka pada email follow up pertama ini saya akan membagikan ebook tersebut. Inilah langkah-langkah membuat email follow up pertama di autoresponder ListWire.

  1. Silakan login ke akun ListWire Anda terlebih dahulu.
  2. Setelah berhasil login, silakan Anda klik menu massages, lalu klik sub menu follow up massages.
  3. Arahkan pehatian Anda ke form pembuatan email follow up.
  4. Mari kita mulai dari subjek email. Silakan Anda isi baris isian subject line dengan subjek (judul) email follow up pertama Anda. Gunakan juga tag %firstname% agar nama si penerima email bisa ditampilkan di dalam subjek email. Misalkan nih nama penerima email Anda adalah Andi, maka nama “Andi” tadi bisa ditampilkan di dalam subjek email tersebut. Keren kan? J
  5. Selanjutnya silakan isi baris isian text based massage body dengan isi email follow up Anda. Di dalam email follow up Anda juga bisa tetap memakai tag %firstname% untuk menampilkan nama penerima email Anda di dalam email tersebut.
  6. Jika Anda mau membagikan ebook yang Anda janjikan, silakan tuliskan link download ebook tersebut di dalam email follow up.
  7. Lanjut ke bagian massage interval, pastikan bagian ini terisi dengan angka 0. Angka 0 ini mendapatkan bahwa email ini akan langsung dikirimkan tepat sesudah member mengkonfirmasi pendaftarannya. Jika sudah dirasa siap, silakan klik tombol click here to save changes to this massage untuk menyimpan email follow up pertama yang sudah Anda buat.
  8. Lalu tampil informasi bahwa email follow up sudah berhasil ditambahkan.

Itulah langkah-langkah dalam membuat email follow up. Email follow up ini sudah berhasil tersimpan, dan akan dikirimkan sesuai dengan urutan yang sudah Anda susun tadi. Setelah member mengkonfirmasi pendaftaran mereka maka secara berkala mereka akan menerima email follow up yang sudah Anda susun.

Menambah Email Follow Up Anda

Setelah berhasil membuat email follow up pertama Anda, maka mari kita buat beberapa email follow up lanjutannya. Perlu Anda ketahui, email follow up ini harus terus kita kirimkan secara berkala dan rutin lho. Kenapa? Karena melalui email follow up inilah kita bisa memnagun komunilkasi dengan member di list kita.

Bagaimana dengan jadwal pengiriman email follow up yang baik? Email follow up yang baik itu bisa Anda kirimkan sekitar 2 atau 3 hari sekali.

Kenapa tidak tiap hari? Jika email follow up Anda kirimkan tiap hari maka inbox email member Anda bisa dipenuhi oleh pesan-pesan dari Anda, sedikit banyak hal tersebut akan menggangu. 2 atau 3 hari sekali adalah waktu yang ideal untuk menyapa member Anda.

Email follow up ini fungsinya adalah untuk membangun komunikasi dan mendekatkan diri Anda pada member. Ingat, membangun komunikasi dan mendekatkan diri dengan member, bukan untuk jualan. Jualan sih boleh, namun usahakan porsi jualan Anda di email follow up itu terbilang kecil. Jika Anda terlalu sering promo di email follow up, maka bisa-bisa member jadi bosan dan merasa terganggu. Jika mereka sudah merasa terganggu, maka mereka akan unsubcribe dan keluar dari list Anda.

Dalam email-email follow up yang Anda kirim, bagikanlah informasi yang bermanfaat bagi member Anda. Info yang bermanfaat ini bisa Anda ambil dari blog Anda, dari cerita sehari-hari Anda yang inspiratif, dan banyak lagi. Intinya jadikan mereka teman, seorang teman selalu menyukai sesuatu yang bermanfaat/inspiratif dari kita.

Nah sekarang saya mengajak Anda untuk segera menambah lebih banyak lagi email follow up di autoresponder Anda. Caranya sama seperti yang tadi sudah kita bahas yaitu melalui menu massages > follow up massages.

Di bawah setiap email follow up yang Anda kirimkan, Anda bisa tampilkan informasi tentang website-website yang Anda miliki. Saya pun selalu menampilkan alamat website-website milik saya di setiap email follow up yang saya kirimkan. Dengan begini kita bisa mendatangkan trafik dari setiap email follow up yang kita kirimkan.

Khusus pada bagian massage interval, silakan Anda atur urutan pengiriman email follow up yang Anda buat. Misalkan nih saya lagi membuat email follow up yang kedua. Saya maunya email follow up kedua ini dikirimkan 2 hari stelah member terdaftar, maka bagian massage interval saya isi dengan angka 2. Kalau misalkan saya mau email follow up-nya dikirimkan 5 hari setelah member terdaftar maka saya tinggal isi angka 5.

Jika sudah silakan simpan email follow up Anda seperti biasanya dengan men-klik tombol click here to save changesto this massage.

Lalu email follow up yang sudah berhasil Anda buat akan masuk ke dalam daftar email follow up. Silakan Anda perbanyak email follow up yang ada di dalam daftar.

Mengedit Email Follow Up Anda

Jika misalkan suatu saat ada yang mau Anda ubah dari isi email follow up Anda, maka Anda bisa mengedit email follow up yang ada di autoreesponder Anda.

  1. Seperti biasa, login dulu ke akun ListWire.com Anda.
  2. Jika sudah masuk ke menu massages > follow up massages.
  3. Selanjutnya arahkan perhatian Anda ke daftar email follow up yang ada. Klik (tanda) pada email follow up yang mau Anda edit, selanjutnya Anda klik tombol click here to edit selected massage.
  4. Lalu Anda tinggal mengedit isi email follow up tersebut melalui form pengaturan email follow up yang tersedia. Cara editing-nya sama seperti saat Anda membuat email follow up dulu.
  5. Jika pengaturan sudah dilakukan, silakan Anda klik tombol click here to save changes to this selected massage.

Nah jika langkah kelima sudah dijalankan maka sekarang email follow up Anda sudah berhasil diperbarui. Jika misalkan ada email follow up lain yang mau Anda edit atau mau Anda perbarui maka langkah-langkahnya persis sama seperti yang baru saja kita bahas.

73 Rilis Website Squeeze Page Anda

Kalau misalkan nih, form autoresponder sudah siap, urutan email follow up sudah disusun, dan Anda sudah siap untuk melakukan email marketing, maka yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah mulai merilis dan mendatangkan calon member ke squeeze page Anda.

Saya akan bahas satu pertanyaan sederhana, bagaimana cara supaya kita bisa segera dapatkan member di list kita?

Jawabannya adalah segera rilis dan publikasikan squeeze page Anda, lalu datangkan sebanyak munkin trafik tertarget ke squeeze page tersebut. Saya punya tips sederhana untuk Anda yang merilis sebuah website/squeeze page. Tipsnya adalah kenalkan website Anda secara luas sebelum tanggal rilis website tersebut.

Post author

Leave a Reply